0%

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat Datang di Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Perawat - RS Muhammadiyah Palembang.

Sebelum memulai tes, mohon perhatikan ketentuan berikut:

  1. Integritas: Kerjakan tes ini secara mandiri dan jujur (amanah). Segala bentuk kecurangan tidak akan ditoleransi.

  2. Waktu Pengerjaan: Waktu berjalan mundur otomatis. Jika waktu habis, jawaban akan tersimpan otomatis (Auto-submit).

  3. ⚠️ PERINGATAN: Dilarang melakukan REFRESH halaman selama ujian berlangsung. Melakukan Refresh akan menghapus seluruh jawaban Anda.

 

“Bekerjalah dengan itqan (sungguh-sungguh) dan ihsan (terbaik).”

Silakan baca Bismillah, lalu tekan tombol "Start" di bawah ini.

Alhamdulillah, Waktu Pengerjaan Selesai.

Waktu Anda telah habis. Jawaban Anda sudah tersimpan otomatis oleh sistem.

Terima kasih atas partisipasi Anda. Semoga mendapatkan hasil terbaik. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Tes Seleksi Perawat

1 / 60

1. Seorang perawat senior dan bertugas sebagai perawat primer pada sebuah ruangan yang akan melaksanakan ronde keperawatan. Perawat tersebut ditugaskan kepala ruangan berperan sebagai konsuler. Apakah peranan utama konsuler dalam ronde keperawatan?

2 / 60

2. Seorang laki-laki berusia 39 tahun, dirawat diruangan penyakit dalam dengan keluhan sakit saat menelan. Hasil pemeriksaan didapatkan data porsi makan habis 1/3 porsi, bau nafas tidak sedap, cegukan, regurgitasi makanan, rasa penuh pada epigastrium, badan terlihat kurus, berat badan pasien turun 3 kg dalam 1 minggu. Nilai Hb 9,0 gr/dl, hasil biopsy menunjukkan adanya keganasan pada esophagus. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus diatas?

3 / 60

3. Rumah Sakit Kasih Bunda sedang menangani pasien demam berdarah yang merupakan kejadian luar biasa yang terjadi dari bulan Nopember 2016. Kepala ruangan mengatur kegiatan harian dan tenaga yang harus bertugas pada tiap harinya. Pengaturan tersebut dilaksanakan saat diskusi pergantian dinas. Diskusi yang dimaksud diatas tersebut adalah:

4 / 60

4. Seorang laki-laki usia 68 tahun, datang ke IGD dengan penurunan kesadaran, hasil pemeriksaan laboratorium GDS 560 mg/dl. Dilakukan tindakan resusitasi cairan dan pemasangan foley catheter. Apa tujuan pemasangan foley catheter pada pasien tersebut?

5 / 60

5. An C (5 thn) datang ke poli penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan dengan keluhan batuk berat, sputum (+). An. C belum dapat melakukan batuk efektif, untuk itu An. C direncanakan tindakan selanjutnya. Apakah tindakan keperawatan untuk An. C tersebut?

6 / 60

6. Hasil pengkajian pada seorang pasien didapatkan hasil tanda awal berupa radang pada paru – paru, batuk berdarah, sputum berlebih dan berbau busuk, nyeri yang dirasakan didalam dada, dyspnea, pergerakan pernapasan menurun. Pada auskultasi didapatkan adanya crackles halus. Apa diagnosa medis yang dapat ditegakan pada pasien?

7 / 60

7. Seorang anak laki – laki berusia 4 tahun mengeluh batuk, pilek, sesak R : 28x/mnt, tampak keluar cairan kental di hidung, saat respirasi tampak tersendat, hasil kajian terhadap orang tuanya mengatakan penyakitnya adalah batuk pilek dan tidak paham bagaimana cara mengatasinya, dan pernah dibawa ke posyandu. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus di atas?

8 / 60

8. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke rumah sakit karena keluhan sering lemes (tidak punya tenaga). Pasien juga mengatakan sering pusing karena tekanan darah tinggi, dada sering berdebar-debar, dan merasa sesak nafas, dan sering kencing. Hasil pemeriksaan tekanan darah 170/110 mmHg frekuensi nafas 22 x/menit, didiagnosa medis diabetes melitus. Manakah data yang menunjukkan pasien mengalami hiperglikemi?

9 / 60

9. Seorang laki-laki usia 21 tahun masuk RSJ dirawat yang pertama kalinya karena tidak mau bicara dengan orang lain dan mengurung diri di kamar. Hal ini terjadi sejak klien tidak diterima di perguruan tinggi yang diinginkan, klien kehilangan percaya diri, merasa tidak berguna, serta kontak mata kurang. Apakah rencana keperawatan yang tepat untuk mengidentifikasi aspek positif dan kemampuan yang dimiliki pasien?

10 / 60

10. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke UGD diantar keluarganya setelah jatuh dari kamar mandi. Hasil pengkajian: Pasien mengalami penurunan kesadaran, GCS 9, terdengar bunyi napas pasien gurgling. Pasien memiliki riwayat hipertensi. Apakah prioritas tindakan keperawatan yang tepat?

11 / 60

11. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri seperti terbakar dan menjalar ke bahu dan rahang. Pasien merasakan nyeri selama 15 menit dan tidak hilang dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan hiperkolesterol. Frekuensi napas 26 x/menit, TD : 140/80 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit. Apakah pemeriksaan diagnostik yang penting dilakukan?

12 / 60

12. Ny N (39 th) dirawat di Ruang Mawar RS Mangusada dengan keluhan karena susah buang air kecil dan keluar darah saat buang air kecil disertai nyeri. Setelah dikaji oleh perawat ruangan, skala nyerinya 8. Terdapat nyeri tekan pada perut bagian bawah, nafsu makan pasien berkurang karena pasien mengeluh mual dan muntah. Didiagnosis pasien mengalami urolithiasis, tensi pasien 140/80 mmHg, nadi 88x/mnt, frekuensi nafas 23 x/mnt, suhu 38,7°C dan terdapat nyeri tekan di daerah supra pubis. Apakah intervensi keperawatan yang harus dilakukan pada kondisi pasien tersebut?

13 / 60

13. Seorang laki-laki usia 37 tahun diantar ke UGD dengan keluhan kaki kanan terasa nyeri dari pemeriksaan di dapatkan TD=130/90 mmHg, N=90x/menit, S=39°C, RR=20x/menit, pada kaki kanan tampak tulang mencuat keluar, terdapat pendarahan yang sangat banyak. Apakah Tindakan keperawatan yang dilakukan pertama kali?

14 / 60

14. Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat dengan keluhan sesak nafas. Dari hasil pengkajian didapatkan data dada terasa berat, tekanan darah 110/80 mmHg, Nadi 80 x/mnt, Pernafasan 28 x/mnt. Pasien sudah diimplementasi dengan posisi tidur semi fowler, setelah dievaluasi sesaknya belum berkurang. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

15 / 60

15. Ketika sedang melakukan kunjungan rumah dan mewawancarai seorang pasien, ditemukan data pasien sering mengeluh berkeringat pada malam hari, disertai batuk darah. Kemudian besok paginya keluarga membawanya ke Rumah Sakit. setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sputum BTA (+) dan rontgen thorak menunjukan terdapat bercak. Kemudian pasien didiagnosis menderita penyakit TBC dan mendapat terapi Rifampisin, Etambutol dan INH selama enam bulan. Apa upaya preventif sekunder yang perlu dilakukan perawat pada saat kunjungan terhadap keluarga pasien tersebut supaya tidak terjadi komplikasi lebih lanjut?

16 / 60

16. Anak A (4 thn) dengan obstruksi saluran pernafasan atas, hasil auskultasi paru didapatkan rhonki basah, RR 28 x/mnt, terlihat ada retraksi dinding dada saat bernafas. Penatalaksanaan pada kasus An. A ditujukan untuk? Apakah tujuan dari tindakan keperawatan yang diberikan pada An. A?

17 / 60

17. Seorang laki-laki usia 58 tahun penderita DM datang ke poliklinik penyakit dalam, hasil pemeriksaan fisik antebrachial index (ABI) 0.8, suhu perifer dingin, kulit pada bagian kaki kering dan terkelupas. Berdasarkan kasus tersebut diatas, hal yang belum dipahami oleh pasien tersebut adalah?

18 / 60

18. Seorang ketua tim 2 akan melaksanakan cuti karena ada upacara agama, berdasarkan hal tersebut ketua tim 2 melimpahkan beberapa tugas kepada ketua tim 1. Sesuai dengan syarat pelimpahan tugas (pendelegasian). Sebagian tugas lainnya dilimpahkan kepada perawat pelaksana yang ada pada tim tersebut. Sebagai seorang perawat pelaksana yang menerima pelimpahan tugas, hal yang harus dilakukan adalah:

19 / 60

19. Nn N (28th) dirawat di bangsal penyakit dalam RS Bina Usada. Pasien mengeluh nyeri pada luka operasi batu pyelum sinistra. Skala nyeri 4, pasien mengatakan nyerinya seperti tertusuk tusuk. Pasien menjalani operasi dua hari yang lalu. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 110/80mmHg, nadi 88 x/mnt, pernapasan 23 x/mnt dan suhu 37,8°C. Apa tindakan keperawatan prioritas yang tepat untuk kasus diatas?

20 / 60

20. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0 mengalami PEB, hasil kolaborasi dengan dokter adalah pemberian MgSO4. Perawat merencanakan pengkajian awal untuk menentukan kondisi vital ibu. Apakah fokus pengkajian yang harus diperhatikan sebelum tindakan pada kasus diatas?

21 / 60

21. Seorang laki-laki 20 th mengeluh BAK warna kuning pekat sejak 2 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik terlihat sclera ikterik dan kulit berwarna kuning. Pemeriksaan lanjutan apa yang anda usulkan untuk pasien ini?

22 / 60

22. Pasien di ruang A, kelas 3, datang keruangan perawat dengan masih mengeluh nyeri dan mual muntah pada saat makan dan bergerak, laporan dari keluarga pasien sudah diterima oleh PA dan akan disampaikan oleh PP apa tindak selanjutnya dan harus sepengetahuan Karu. Apa tindakan PP dalam menindaklanjuti kasus pasien?

23 / 60

23. Seorang laki-laki berusia 46 tahun, dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas. Saat ini pasien mendapatkan therapy HD 2 kali dalam 1 minggu. Hasil pemeriksaan yang didapat edema positif 2 pada ekstremitas, kulit berwarna kehitaman dan gatal, volume urine 550 cc/24 jam. Hasil Tekanan darah 160/90mmHg, frekuensi nadi 84x/mnt, frekuensi nafas 20x/mnt, suhu 36°C. berat badan pasien 56,8kg. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

24 / 60

24. Seorang perempuan berusia 27 tahun G1P0A0, usia kehamilan 30 minggu datang ke rumah sakit bersalin dengan keluhan mengeluarkan darah berwarna merah segar kurang lebih ½ pembalut, palpasi TFU 3 jari dibawah pusat, punggung kiri, bagian bawah teraba kepala, nyeri tekan pada kelenjar adnexa dan abdomen bagian bawah, DJJ 130x/menit. Hasil USG menunjukkan plasenta previa totalis. Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat pada kasus diatas?

25 / 60

25. Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke UGD diantar oleh keluarga dengan keadaan tidak sadar. Hasil pengkajian perawat didapatkan data pasien tidak memberi jawaban ketika dipanggil namanya, tidak ada respon membuka mata meskipun dirangsang dengan nyeri, dan tak ada gerakan sama sekali dari ekstremitas tubuh. Berapakah skala tingkat kesadaran pasien diatas dengan menggunakan GCS?

26 / 60

26. Seorang pasien perempuan 30 tahun dirawat di bangsal bedah untuk melakukan operasi elektif akibat Ca mamae stadium IA. Sehari sebelum operasi pasien tampak gelisah dan berkali-kali menanyakan apakah nanti operasinya lama, apakah akan ada nyeri dan apakah masih bisa hidup lagi setelah dibius. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

27 / 60

27. Bapak S mengeluhkan mengalami susah buang air kecil. Bapak S dan keluarga mengatakan sudah lama Bapak S mengalami susah buang air kecil. Bapak S dan keluarga mengatakan orang tua bapak S, Bapak D dulu mengalami hal yang sama. Bapak S mengatakan dirinya tidak mau berobat ke rumah sakit karena takut dipasang selang oleh tenaga kesehatan. Bapak S mengatakan bahwa Bapak D meninggal karena dipasang selang urin. Apakah yang harus dilakukan perawat untuk mengintervensi keluarga Bapak S?

28 / 60

28. Keluarga Bapak D (48 tahun) terdiri dari Bapak D, Ibu J (40 tahun), An. A (25 tahun), dan An Z (18 tahun). An A. sudah menikah dengan An. N (24 tahun) dan memiliki 2 anak yaitu An. M (2 tahun), An N (1 bulan). Menurut Duvall, termasuk kedalam tahap perkembangan apakah keluarga Bapak D?

29 / 60

29. Seorang laki-laki berusia 37 tahun dengan DM dinyatakan boleh pulang dan melakukan perawatan lanjutan di rumah. Dalam proses pemulangan pasien diberikan pendidikan kesehatan terkait penyuntikan insulin secara mandiri. Apa dasar utama perawat dalam menilai kemampuan mandiri pasien tersebut?

30 / 60

30. Seorang laki-laki umur 24 tahun dirawat di rumah sakit karena lumpuh kedua ekstremitas bawah akibat cedera tulang belakang (Thorakal ke-4). Saat ini pasien direncanakan untuk pulang. Perawat menjelaskan tentang cara pindah dari tempat tidur ke kursi roda. Bagaimanakah cara pasien berpindah dari tempat tidur ke kursi roda yang tepat?

31 / 60

31. Seorang laki-laki 47 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran, gelisah, nafas stridor, keringat dingin dan akral dingin. Keluarga mengatakan pasien memiliki riwayat Diabetes Mellitus. Hasil laboratorium GDS 40 mg/dl. TD 100/80 mmHg, Frekuensi nadi 112x/menit, frekuensi nafas 26x/menit. Apakah Tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah kegawatdaruratan klien tersebut?

32 / 60

32. Sebuah keluarga memiliki 2 orang putri dimana putri pertama nya sudah bekerja diluar kota dan putri kedua nya melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di luar kota juga. Termasuk tahap berapakah keluarga tersebut?

33 / 60

33. Seorang perempuan berusia 42 th, datang ke rumah sakit dengan keluhan penurunan kesadaran, tingkat kesadaran apatis, post kecelakaan jatuh dari motor. Pemeriksaan TTV diperoleh, TD=120/70 mmHg, N=98 x/menit, S=37°C, penderita didapati tidak bernafas. Apakah Tindakan rescue breaths yang benar?

34 / 60

34. Seorang perawat melakukan evaluasi tindakan tes tuberkulin pada seorang pasien dengan hasil area sekitar suntikan tidak mengalami pembengkakan (indurasi), dan terdapat ekimosis 1 mm. Manakah interpretasi yang tepat yang harus dilaporkan oleh perawat?

35 / 60

35. Seorang mahasiswa praktek manajemen di RSUD dengan melihat situasi ruangan memakai model asuhan keperawatan professional model tim. Mahasiswa yang praktek manajemen menggunakan model modifikasi tim primer diharapkan diruangan bisa melihat model ini dengan ketersediaan tenaga beberapa perawat ners bisa menjadi PP dan sebagian besar perawat D3 bisa menjadi PA. Apa tugas perawat associate dalam model modifikasi tim primer?

36 / 60

36. Ners B akan memasang kateter pada pasien Tn. H (70th), tahap prainteraksi sudah dilakukan termasuk cek instruksi medis pasien, catatan keperawatan dan persiapan alat, kemudian ners B akan masuk ke tahap orientasi. Apakah langkah selanjutnya yang harus dilakukan ners B?

37 / 60

37. Keluarga mensosialisasikan anak-anak, meningkatkan prestasi sekolah dan mengembangkan hubungan dengan teman sebaya yang sehat dan mempertahankan hubungan pernikahan yang memuaskan. Termasuk pada tahap keluarga?

38 / 60

38. Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat di ruang penyakit dalam. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengatakan pusing, mata berkunang-kunang, merasa lapar, berkeringat. Hasil pemeriksaan GDS menunjukkan 55 mg/dL. Apakah tindakan mandiri keperawatan utama berdasarkan kasus diatas?

39 / 60

39. Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat ruang penyakit dalam. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengatakan sesak nafas, perut sebah, mual, nafsu makan menurun, pasien bertanya tentang penyakitnya. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan frekuensi nafas 28 x/menit, retraksi otot bantu dada, asites, edema kedua kaki, balance cairan positif 400 cc. Apakah masalah keperawatan prioritas yang muncul pada kasus?

40 / 60

40. Seorang kepala ruangan yang sedang mempersiapkan pembenahan ruangan termasuk metode asuhan, dimana saat ini kepala ruangan tersebut mendapatkan tugas baru dari direktur rumah sakit untuk segera berangkat mengikuti kegiatan pelatihan manajerial. Sebagai kepala ruangan sebagian tugas didelegasikan kepada staf perawat dibawahnya. Apakah aspek terpenting yang harus diperhatikan kepala ruangan tersebut?

41 / 60

41. Seorang perawat sedang bekerja dengan tim untuk melakukan tindakan lumbal pungsi pada pasien yang diduga terjadi radang selaput otak. Manakah posisi pasien yang tepat?

42 / 60

42. Perawat Cici adalah seorang ketua tim, saat ini ia sedang melakukan bimbingan mengenai pelaksanaan asuhan keperawatan oleh salah satu perawat pelaksana yang sedang melakukan perawatan luka pada pasiennya.

43 / 60

43. Tn. X usia 26 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas, respirate rate 26x/mnt, batuk (+), sekret sedikit, nafsu makan menurun. Hasil wawancara didapatkan data bahwa dia menderita TBC sejak dua tahun lalu dan masih dalam tahap pengobatan. Intervensi yang tepat pada kasus diatas adalah?

44 / 60

44. Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di ruangan penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas disertai batuk. Hasil pengkajian didapatkan pasien tampak tidur dengan miring ke sebelah kiri, TD 150/90 mmHg, Nadi 100 x/mnt, Frekuensi nafas 28 x/mnt. Hasil pemeriksaan foto toraks menunjukan efusi pleura kiri. Apa tujuan pasien miring ke arah yang sakit?

45 / 60

45. Seorang perempuan berusia 18 tahun, dirawat diruangan penyakit dalam dengan keluhan mual dan muntah. Hasil pemeriksaan didapatkan nafas sesak, membrane mukosa kering, turgor kulit tidak elastis, nafas berbau amoniak, edema pada ekstremitas, volume urine 500 cc. Nilai AGD menunjukkan pH 7,25, HCO3 30 mlOsm, PaCO2 35 mmHg, nilai ureum 40 g. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

46 / 60

46. Pasien laki-laki, 63 tahun, dibawa ke UGD dengan keluhan utama sesak napas dan batuk. Hasil pengkajian: Sesak napas dirasakan sejak 2 hari yang lalu, terdapat batuk berdahak, demam. Pasien tidak mempunyai riwayat merokok. TD 130/90 mmHg, frekuensi nadi 105x/menit, frekuensi nafas 28x/menit. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang pasien dinyatakan PPOK, dan perlu mendapat perawatan di rumah sakit. Apakah tujuan utama perawatan pasien di atas?

47 / 60

47. Seorang kepala ruangan melakukan audit terhadap pemakaian obat-obatan, cairan dan bahan pakai habis untuk perawatan pasien. Hasil audit didapatkan beberapa cairan infus habis hampir mendekati tanggal kadaluarsa dalam jumlah yang cukup banyak. Sementara cairan yang baru diambil dari depo farmasi jumlahnya sedikit. Bagaimanakah seharusnya penataan penggunaan cairan dalam ruangan tersebut?

48 / 60

48. Seorang perawat pelaksana sedang menyiapkan diri untuk melaksana tindakan pemasangan infus, pada saat yang bersamaan ketua tim perawat juga ingin melaksanakan konfren tentang penerimaan pasien baru yang akan masuk keruangan tersebut dengan diagnose fraktur femur. Tindakan atau kegiatan apa yang harus diutamakan oleh perawat pelaksana?

49 / 60

49. Indonesia saat ini menjadi salah satu negara dengan kasus penderita TBC lima terbesar di dunia. Berbagai upaya telah dilakukan salah satunya dengan pengembangan penanganan pasien dengan metode DOT. Sebagai perawat keluarga, apa tindakan preventif primer yang tepat dilakukan?

50 / 60

50. Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke UGD dengan keluhan pusing, Hasil pengkajian didapatkan data pasien mual, pasien tidak mampu menggerakkan bagian tubuh sebelah kiri, TD 180/100 mm Hg, frekuensi nadi 90 x/menit, GCS 13, hasil CT scan kepala terdapat infark pada daerah temporal. Apakah masalah keperawatan utama pasien tersebut?

51 / 60

51. Seorang laki-laki berusia 30 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan mual muntah. Hasil pengkajian didapatkan data pasien terlihat lemas dan terbaring ditempat tidur, kulit pasien kuning, sklera pasien ikterik, kuku pasien kuning. Nilai bilirubin direk: 2,5 mg/dl, SGOT: 50 unit, SGPT: 45 unit, terdapat asites. Apakah masalah keperawatan yang tepat?

52 / 60

52. Tn A (53 th) dirawat di RS Mangusada karena mengalami keluar darah saat buang air kecil disertai nyeri yang membuat Tn A tidak nyaman. Setelah dikaji oleh perawat ruangan, skala nyerinya 7. Pasien juga mengeluh mual dan muntah, tensi pasien 130/70 mmHg, nadi 85x/mnt, frekuensi nafas 21 x/mnt, suhu 38,7°C dan terdapat nyeri tekan di daerah supra pubis. Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus pasien ini?

53 / 60

53. Tn J (35th) masuk rumah sakit karena demam tinggi. Dia mengeluarkan banyak keringat dingin sehingga membasahi bajunya, pasien merasa pusing dan sulit tidur. TTV pasien didapatkan TD 110/70mmHg, nadi 77x/mnt, pernapasan 20x/mnt dan suhu 39,3°C. Apa tindakan kolaboratif yang tepat kepada pasien tersebut?

54 / 60

54. Seorang wanita 55 tahun penderita DM datang ke IGD dengan keluhan bahu kiri terasa nyeri dan pegal. Dua tahun terakhir untuk mengontrol gula darah, pasien mendapatkan terapi insulin, dan penyuntikan dilakukan secara mandiri di rumah. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, ternyata bahu kiri pasien telah mengalami fibrosis. Berdasarkan kasus tersebut diatas, apa dampak jika penyuntikan insulin tetap dilakukan pada bahu kiri?

55 / 60

55. Seorang pasien berusia 18 tahun mengeluh nyeri disekitar hidung, nyeri seperti tertekan, skala nyeri 3 (1-10), nyeri bertambah ketika menunduk. Berdasarkan hasil pengkajian terdapat peningkatan produksi mukus dan kental serta hiperemesis mukosa nasal, RR 23 x/mnt, suhu 37,9°C. Apakah masalah prioritas setelah masalah nyeri?

56 / 60

56. Seorang perawat pelaksana menjadi anggota sebuah tim penugasan. Ketua tim memberikan pengarahan setelah selesai timbang terima pasien agar semua anggota tim membuat rencana kegiatan harian. Apakah isi rencana kegiatan dari perawat pelaksana?

57 / 60

57. Seorang perawat pelaksana yang sedang mendapatkan bimbingan dan pengarahan dari kepala ruangan dalam menjalankan tugas sesuai dengan Standar Asuhan Keperawatan (SAK) dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Bagaimanakah sikap perawat jika mengalami kesulitan dalam mengimplementasinya?

58 / 60

58. Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat ruang penyakit dalam. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh sesak nafas, mual, berkeringat dingin, nafsu makan menurun. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan frekuensi nafas 28 x/menit, ictus cordis tidak tampak, ictus cordis teraba lateral 2 jari kiri dari mid klavicularis, suara gallop, edema kedua kaki. Hasil EKG menunjukkan ST elevasi. Apakah masalah keperawatan yang muncul pada kasus?

59 / 60

59. Seorang laki-laki mengeluh nyeri kuadran kanan atas abdomen, demam, suhu: 39°C, akral teraba panas, badan lemas, Tekanan darah:120/80 mmHg, Nadi: 90x/menit, RR 24 x/mnt. Hasil lab menunjukkan leukositosis berkisar antara 10.000-15.000, USG menunjukkan batu (90-95% kasus) dan penebalan pada dinding kandung empedu. Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?

60 / 60

60. Seorang kepala bidang keperawatan, sedang menyusun kebutuhan tenaga perawat yang ada di rumah sakit, dari hasil analisa kebutuhan tenaga akan banyak memerlukan perawat baru dikarenakan banyak yang sudah mendekati pension. Apakah fungsi manajemen yang sedang dilaksanakan pada kasus tersebut?

0%