0%

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat Datang di Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Perawat - RS Muhammadiyah Palembang.

Sebelum memulai tes, mohon perhatikan ketentuan berikut:

  1. Integritas: Kerjakan tes ini secara mandiri dan jujur (amanah). Segala bentuk kecurangan tidak akan ditoleransi.

  2. Waktu Pengerjaan: Waktu berjalan mundur otomatis. Jika waktu habis, jawaban akan tersimpan otomatis (Auto-submit).

  3. ⚠️ PERINGATAN: Dilarang melakukan REFRESH halaman selama ujian berlangsung. Melakukan Refresh akan menghapus seluruh jawaban Anda.

 

“Bekerjalah dengan itqan (sungguh-sungguh) dan ihsan (terbaik).”

Silakan baca Bismillah, lalu tekan tombol "Start" di bawah ini.

Alhamdulillah, Waktu Pengerjaan Selesai.

Waktu Anda telah habis. Jawaban Anda sudah tersimpan otomatis oleh sistem.

Terima kasih atas partisipasi Anda. Semoga mendapatkan hasil terbaik. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Tes Seleksi Perawat

1 / 60

1. Seorang perawat jiwa masyarakat melakukan kunjungan rumah. Perawat tersebut melakukan pengkajian dan menetapkan diagnose keperawatan. Perawat lalu merencanakan untuk mengunjungi klien untuk memberikan SP1 halusinasi. Saat kunjungan klien mengeluhkan diare. Apa yang harus dilakukan perawat pada saat itu?

2 / 60

2. Seorang laki-laki 20 th mengeluh BAK warna kuning pekat sejak 2 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik terlihat sclera ikterik dan kulit berwarna kuning. Pemeriksaan lanjutan apa yang anda usulkan untuk pasien ini?

3 / 60

3. Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat di ruang penyakit dalam. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengatakan pusing, mata berkunang-kunang, merasa lapar, berkeringat. Hasil pemeriksaan GDS menunjukkan 55 mg/dL. Apakah tindakan mandiri keperawatan utama berdasarkan kasus diatas?

4 / 60

4. Setelah melakukan supervise dan menghitung perbandingan antara jumlah perawat dengan jumlah pasien yang ada di RS Sejahtera kepala seksi perawatan melakukan pertemuan dengan seluruh bagian manajemen di RS Sejahtera untuk membahas jumlah perawat yang ada. Kemudian mendapatkan masukan dari seluruh kepala ruangan bahwa semua ruangan kekurangan tenaga perawat.

5 / 60

5. Rumah Sakit Kasih Bunda sedang menangani pasien demam berdarah yang merupakan kejadian luar biasa yang terjadi dari bulan Nopember 2016. Kepala ruangan mengatur kegiatan harian dan tenaga yang harus bertugas pada tiap harinya. Pengaturan tersebut dilaksanakan saat diskusi pergantian dinas. Diskusi yang dimaksud diatas tersebut adalah:

6 / 60

6. Sebuah keluarga dimana salah satu pasangan memasuki usia pensiun sampai dengan dengan salah satu pasangan meninggal dunia. Termasuk tahap berapakah keluarga tersebut?

7 / 60

7. Indonesia saat ini menjadi salah satu negara dengan kasus penderita TBC lima terbesar di dunia. Berbagai upaya telah dilakukan salah satunya dengan pengembangan penanganan pasien dengan metode DOT. Sebagai perawat keluarga, apa tindakan preventif primer yang tepat dilakukan?

8 / 60

8. Seorang pasien perempuan 30 tahun dirawat di bangsal bedah untuk melakukan operasi elektif akibat Ca mamae stadium IA. Sehari sebelum operasi pasien tampak gelisah dan berkali-kali menanyakan apakah nanti operasinya lama, apakah akan ada nyeri dan apakah masih bisa hidup lagi setelah dibius. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

9 / 60

9. Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat di RS, mengeluh sesak, batuk berdahak. Hasil pemeriksaan fisik menunjukan bibir dan kuku tampak sianosis, RR 32 x/mnt dan dangkal, menggunakan otot bantu pernafasan. Pasien didiagnosis Abses Paru. Apakah tindakan keperawatan untuk pasien tersebut?

10 / 60

10. Seorang laki-laki usia 58 tahun penderita DM datang ke poliklinik penyakit dalam, hasil pemeriksaan fisik antebrachial index (ABI) 0.8, suhu perifer dingin, kulit pada bagian kaki kering dan terkelupas. Berdasarkan kasus tersebut diatas, hal yang belum dipahami oleh pasien tersebut adalah?

11 / 60

11. Seorang perawat sedang melakukan pengkajian terhadap adanya tanda prolaps stoma pada seorang pasien paska operasi kolon. Manakah data yang tepat?

12 / 60

12. Ny. K. (50 tahun) dirawat dirumah sakit. Dengan Dx medis DM, setelah dirawat selama satu bulan, klien mengeluh nyeri dan panas saat berkemih, mengeluh mual dan muntah, tidak nafsu makan, mengeluh kaku pada abdomen. Hasil urinalisa terdapat leukosit bergerombol, TTV, nadi=80x/menit, TD=130/80mmHg, suhu=38,8°C, RR=23x/mnt. Data subjektif yang ditemukan pada kasus diatas adalah?

13 / 60

13. Seorang laki-laki berusia 30 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan mual muntah. Hasil pengkajian didapatkan data pasien terlihat lemas dan terbaring ditempat tidur, kulit pasien kuning, sklera pasien ikterik, kuku pasien kuning. Nilai bilirubin direk: 2,5 mg/dl, SGOT: 50 unit, SGPT: 45 unit, terdapat asites. Apakah masalah keperawatan yang tepat?

14 / 60

14. Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat ruang penyakit dalam. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh sesak nafas, mual, berkeringat dingin, nafsu makan menurun. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan frekuensi nafas 28 x/menit, ictus cordis tidak tampak, ictus cordis teraba lateral 2 jari kiri dari mid klavicularis, suara gallop, edema kedua kaki. Hasil EKG menunjukkan ST elevasi. Apakah masalah keperawatan yang muncul pada kasus?

15 / 60

15. An C (5 thn) datang ke poli penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan dengan keluhan batuk berat, sputum (+). An. C belum dapat melakukan batuk efektif, untuk itu An. C direncanakan tindakan selanjutnya. Apakah tindakan keperawatan untuk An. C tersebut?

16 / 60

16. Seorang laki-laki usia 68 tahun, datang ke IGD dengan penurunan kesadaran, hasil pemeriksaan laboratorium GDS 560 mg/dl. Dilakukan tindakan resusitasi cairan dan pemasangan foley catheter. Apa tujuan pemasangan foley catheter pada pasien tersebut?

17 / 60

17. Seorang kepala bidang keperawatan, sedang menyusun kebutuhan tenaga perawat yang ada di rumah sakit, dari hasil analisa kebutuhan tenaga akan banyak memerlukan perawat baru dikarenakan banyak yang sudah mendekati pension. Apakah fungsi manajemen yang sedang dilaksanakan pada kasus tersebut?

18 / 60

18. Seorang laki-laki mengeluh nyeri kuadran kanan atas abdomen, demam, suhu: 39°C, akral teraba panas, badan lemas, Tekanan darah:120/80 mmHg, Nadi: 90x/menit, RR 24 x/mnt. Hasil lab menunjukkan leukositosis berkisar antara 10.000-15.000, USG menunjukkan batu (90-95% kasus) dan penebalan pada dinding kandung empedu. Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?

19 / 60

19. Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di ruangan penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas disertai batuk. Hasil pengkajian didapatkan pasien tampak tidur dengan miring ke sebelah kiri, TD 150/90 mmHg, Nadi 100 x/mnt, Frekuensi nafas 28 x/mnt. Hasil pemeriksaan foto toraks menunjukan efusi pleura kiri. Apa tujuan pasien miring ke arah yang sakit?

20 / 60

20. Seorang laki-laki umur 45 tahun di rawat di rumah sakit karena mengeluh sering sakit kepala. Hasil pemeriksaan tekanan darah 190/110 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit. Klien memperoleh program obat-obat antihipertensi diantaranya lasix 40 mg intravena setiap 24 jam. Manakah pernyataan yang menunjukkan bahwa pasien memahami penjelasan perawat?

21 / 60

21. Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke UGD dengan keluhan pusing, Hasil pengkajian didapatkan data pasien mual, pasien tidak mampu menggerakkan bagian tubuh sebelah kiri, TD 180/100 mm Hg, frekuensi nadi 90 x/menit, GCS 13, hasil CT scan kepala terdapat infark pada daerah temporal. Apakah masalah keperawatan utama pasien tersebut?

22 / 60

22. Seorang perempuan berusia 30 tahun melakukan pemeriksaan ke poliklinik dengan keluhan batuk sudah lebih dari 3 minggu, kadang disertai dengan hemoptisis, penurunan berat badan drastis selama 2 bulan ini, sesak, demam dan berkeringat pada malam hari. Pada pemeriksaan sputum didapatkan hasil BTA (+). Sebutkan kemungkinan penyakit yang diderita....?

23 / 60

23. Seorang laki-laki berusia 56 tahun dirawat di bangsal penyakit dalam. Berdasarkan hasil pengkajian pasien mengatakan badan lemes, sering makan, mudah lapar, kencingnya banyak. Hasil laboratorium GDS: 304 mg/dL, dokter memberi terapi regular insulin 3 x 8 ui. Apakah tujuan dari penyuntikan insulin berdasarkan kasus diatas?

24 / 60

24. Ditemukan kecelakaan di jalan raya sepeda motor vs truk, seorang pengendara sepeda motor tergeletak tidak sadarkan diri di pinggir jalan, datang petugas setelah dilakukan pemeriksaan ternyata nadi tidak teraba, petugas mau melakukan kompresi dada. Bagaimana Cara melakukan kompresi dada yang efektif?

25 / 60

25. Seorang perawat pelaksana sedang menyiapkan diri untuk melaksana tindakan pemasangan infus, pada saat yang bersamaan ketua tim perawat juga ingin melaksanakan konfren tentang penerimaan pasien baru yang akan masuk keruangan tersebut dengan diagnose fraktur femur. Tindakan atau kegiatan apa yang harus diutamakan oleh perawat pelaksana?

26 / 60

26. Ny. S umur 28 tahun, ibu rumah tangga, dirawat karena mengalami pata tulang pada lengan kirinya. Pada saat pengkajian, perawat mendapatkan informasi bahwa Ny. S mengatasi masalah yang dihadapinya bersama suaminya. Berdasarkan informasi tersebut sikap perawat dalam manajemen keperawatan. Bagaimana sikap perawat dalam melakukan intervensi keperawatan?

27 / 60

27. Seorang perawat pelaksana menjadi anggota sebuah tim penugasan. Ketua tim memberikan pengarahan setelah selesai timbang terima pasien agar semua anggota tim membuat rencana kegiatan harian. Apakah isi rencana kegiatan dari perawat pelaksana?

28 / 60

28. Seorang kepala ruangan melakukan audit terhadap pemakaian obat-obatan, cairan dan bahan pakai habis untuk perawatan pasien. Hasil audit didapatkan beberapa cairan infus habis hampir mendekati tanggal kadaluarsa dalam jumlah yang cukup banyak. Sementara cairan yang baru diambil dari depo farmasi jumlahnya sedikit. Bagaimanakah seharusnya penataan penggunaan cairan dalam ruangan tersebut?

29 / 60

29. Tn J (35th) masuk rumah sakit karena demam tinggi. Dia mengeluarkan banyak keringat dingin sehingga membasahi bajunya, pasien merasa pusing dan sulit tidur. TTV pasien didapatkan TD 110/70mmHg, nadi 77x/mnt, pernapasan 20x/mnt dan suhu 39,3°C. Apa tindakan kolaboratif yang tepat kepada pasien tersebut?

30 / 60

30. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0 mengalami PEB, hasil kolaborasi dengan dokter adalah pemberian MgSO4. Perawat merencanakan pengkajian awal untuk menentukan kondisi vital ibu. Apakah fokus pengkajian yang harus diperhatikan sebelum tindakan pada kasus diatas?

31 / 60

31. Seorang wanita 55 tahun penderita DM datang ke IGD dengan keluhan bahu kiri terasa nyeri dan pegal. Dua tahun terakhir untuk mengontrol gula darah, pasien mendapatkan terapi insulin, dan penyuntikan dilakukan secara mandiri di rumah. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik, ternyata bahu kiri pasien telah mengalami fibrosis. Berdasarkan kasus tersebut diatas, apa dampak jika penyuntikan insulin tetap dilakukan pada bahu kiri?

32 / 60

32. Tn. X usia 26 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas, respirate rate 26x/mnt, batuk (+), sekret sedikit, nafsu makan menurun. Hasil wawancara didapatkan data bahwa dia menderita TBC sejak dua tahun lalu dan masih dalam tahap pengobatan. Intervensi yang tepat pada kasus diatas adalah:

33 / 60

33. Seorang perawat sedang memberikan terapi injeksi insulin 5 Ui, setelah menyiapkan obat dan melakukan kros chek nama dan dosis obat, maka perawat melakukan desinfektan, selanjutnya menusukan ujung jarum dengan posisi 45°. Maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh perawat tersebut adalah?

34 / 60

34. Seorang laki-laki berusia 37 tahun dengan DM dinyatakan boleh pulang dan melakukan perawatan lanjutan di rumah. Dalam proses pemulangan pasien diberikan pendidikan kesehatan terkait penyuntikan insulin secara mandiri. Apa dasar utama perawat dalam menilai kemampuan mandiri pasien tersebut?

35 / 60

35. Seorang perempuan usia 45 tahun mengeluh nyeri epigastrium, kuadran kanan atas, pasien juga mengalami kolik bilier >15 menit, nyeri 30-60 menit pascaprandial kuadran kanan atas, Mual dan muntah, pasien menghabiskan ½ porsi dari yang disediakan, badan lemas, Tekanan darah:130/90 mmHg, Nadi: 120x/menit, RR 30 x/mnt. Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?

36 / 60

36. Seorang perempuan berusia 28 tahun datang kerumah sakit untuk periksa kehamilan. Pasien merasa cemas karena usia kehamilan 37 minggu ini sering flek warna merah kecoklatan, lemas, pegal-pegal dan kaki edema derajat 2. Tekanan darah ibu 100/70 mmHg, nadi 60x/menit, dan pernapasan 20x/menit. Apakah tindakan keperawatan prioritas pada kasus diatas?

37 / 60

37. Pasien di ruang A, kelas 3, datang keruangan perawat dengan masih mengeluh nyeri dan mual muntah pada saat makan dan bergerak, laporan dari keluarga pasien sudah diterima oleh PA dan akan disampaikan oleh PP apa tindak selanjutnya dan harus sepengetahuan Karu. Apa tindakan PP dalam menindaklanjuti kasus pasien?

38 / 60

38. Seorang laki-laki berusia 39 tahun, dirawat diruangan penyakit dalam dengan keluhan sakit saat menelan. Hasil pemeriksaan didapatkan data porsi makan habis 1/3 porsi, bau nafas tidak sedap, cegukan, regurgitasi makanan, rasa penuh pada epigastrium, badan terlihat kurus, berat badan pasien turun 3 kg dalam 1 minggu. Nilai Hb 9,0 gr/dl, hasil biopsy menunjukkan adanya keganasan pada esophagus. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus diatas?

39 / 60

39. Seorang kepala bidang keperawatan sangat sibuk dalam menjalankan tugas manajerial. Pada beberapa situasi terkadang harus menghadiri dua atau lebih pertemuan. Kepala bidang juga mempunyai tanggung jawab untuk membimbing staf dibawahnya. Kegiatan apakah yang harus dilakukan oleh kepala bidang keperawatan agar setiap tugas manajerial dapat terlaksana?

40 / 60

40. Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat ruang penyakit dalam. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengatakan sesak nafas, perut sebah, mual, nafsu makan menurun, pasien bertanya tentang penyakitnya. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan frekuensi nafas 28 x/menit, retraksi otot bantu dada, asites, edema kedua kaki, balance cairan positif 400 cc. Apakah masalah keperawatan prioritas yang muncul pada kasus?

41 / 60

41. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke rumah sakit karena keluhan sering lemes (tidak punya tenaga). Pasien juga mengatakan sering pusing karena tekanan darah tinggi, dada sering berdebar-debar, dan merasa sesak nafas, dan sering kencing. Hasil pemeriksaan tekanan darah 170/110 mmHg frekuensi nafas 22 x/menit, didiagnosa medis diabetes melitus. Manakah data yang menunjukkan pasien mengalami hiperglikemi?

42 / 60

42. Pasien melakukan pemeriksaan ke poliklinik penyakit dalam dengan kondisi badan lemas, pasien diantar keluarga. Keluarga mengatakan bahwa sejak 3 bulan yang lalu pasien batuk darah. Pasien sendiri sudah dibawa berobat ke puskesmas terdekat dan diberikan obat namun tidak kunjung sembuh dan akhirnya datang kerumah sakit. Apakah masalah utama pasien diatas?

43 / 60

43. Tn. X dirawat di RS, Sejak 3 hari yang lalu dengan diagnosa medis GGA. Dari hasil pengkajian didapat data : klien mengeluh nyeri di perut kanan atas dengan skala 3, tiap kali buang air kecil hanya menetes dengan volume + 50 cc, BAK 3x/hari. Hasil Pemeriksaan diperoleh: Uretrolithiasis dextra 1/3 proximal, TTV, TD 130/80mmHg, S : 36,5°C, nadi : 80xmenit, RR : 20x/menit. Gangguan eliminasi urin yang diderita Tn X adalah?

44 / 60

44. Seorang perempuan berusia 42 th, datang ke rumah sakit dengan keluhan penurunan kesadaran, tingkat kesadaran apatis, post kecelakaan jatuh dari motor. Pemeriksaan TTV diperoleh, TD=120/70 mmHg, N=98 x/menit, S=37°C, penderita didapati tidak bernafas. Apakah Tindakan rescue breaths yang benar?

45 / 60

45. Pasien laki-laki, 63 tahun, dibawa ke UGD dengan keluhan utama sesak napas dan batuk. Hasil pengkajian: Sesak napas dirasakan sejak 2 hari yang lalu, terdapat batuk berdahak, demam. Pasien tidak mempunyai riwayat merokok. TD 130/90 mmHg, frekuensi nadi 105x/menit, frekuensi nafas 28x/menit. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang pasien dinyatakan PPOK, dan perlu mendapat perawatan di rumah sakit. Apakah tujuan utama perawatan pasien di atas?

46 / 60

46. Seorang laki-laki (25 tahun) datang ke RS dengan keluhan sesak nafas dan dada terasa berat saat bernafas, hasil pengkajian didapatkan: pergerakan dada pada sisi yang sakit tertinggal, ruang antar iga yang menyempit dan cekung pada sisi sakit akibat kolapsnya alveoli, pada trakea ditemukan adanya deviasi ke arah sisi paru yang sakit dan pemeriksaan taktil fremitus berkurang sampai menghilang. Data pengkajian tersebut dapat ditemukan pada pasien dengan diagnosa medis?

47 / 60

47. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan jatuh dari pohon kelapa, ada benjolan di kepala bagian belakang pasien ditemukan tidak sadarkan diri, bekerja sebagai tukang panjat pohon, pada pemeriksaan fisik di dapatkan GCS 10, pada pemeriksaan tanda vital diperoleh TD=100/60 mmHg, Nadi 90x/menit, frekuensi nafas=14x/menit, suhu=35°C. Bagaimana Pengaturan posisi pasien yang tepat?

48 / 60

48. Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat diruangan penyakit dalam dengan keluhan mudah lelah saat beraktivitas. Hasil pengkajian didapatkan data pasien mengatakan sering terjaga saat tidur karena sesak, distensi vena jugularis, ictus cordis lebih dari 2 cm, edema pada ekstremitas bawah. Tekanan Darah 100/60 mmHg, frekuensi nadi 112x/mnt, Suhu 36.5°C, frekuensi nafas 28x/mnt. Apakah tindakan keperawatan yang tepat?

49 / 60

49. Seorang laki-laki 47 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran, gelisah, nafas stridor, keringat dingin dan akral dingin. Keluarga mengatakan pasien memiliki riwayat Diabetes Mellitus. Hasil laboratorium GDS 40 mg/dl. TD 100/80 mmHg, Frekuensi nadi 112x/menit, frekuensi nafas 26x/menit. Apakah Tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah kegawatdaruratan klien tersebut?

50 / 60

50. Setelah dilakukan pemeriksaan radiologis (foto toraks) pada seorang pasien hasil pemeriksaan disimpulkan sebagian besar lobus paru kiri mengalami kolaps, sehingga pasien sesak nafas dan mengalami sianosis di sentral dan perifer. Apa masalah keperawatan yang dialami oleh pasien?

51 / 60

51. Seorang laki-laki (19 thn) masuk RS dengan keluhan sesak nafas, RR 32 x/mnt, TD: 130/90 mmHg, Nadi: 100/mnt dan suhu: 37,5°C, pasien tampak sianosis pada daerah sentral, dan nyeri dada. Sebutkan kemungkinan penyakit yang diderita....?

52 / 60

52. Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke UGD diantar oleh keluarga dengan keadaan tidak sadar. Hasil pengkajian perawat didapatkan data pasien tidak memberi jawaban ketika dipanggil namanya, tidak ada respon membuka mata meskipun dirangsang dengan nyeri, dan tak ada gerakan sama sekali dari ekstremitas tubuh. Berapakah skala tingkat kesadaran pasien diatas dengan menggunakan GCS?

53 / 60

53. Seorang ketua tim 2 akan melaksanakan cuti karena ada upacara agama, berdasarkan hal tersebut ketua tim 2 melimpahkan beberapa tugas kepada ketua tim 1. Sesuai dengan syarat pelimpahan tugas (pendelegasian). Sebagian tugas lainnya dilimpahkan kepada perawat pelaksana yang ada pada tim tersebut. Sebagai seorang perawat pelaksana yang menerima pelimpahan tugas, hal yang harus dilakukan adalah:

54 / 60

54. Seorang kepala ruangan yang sedang mempersiapkan pembenahan ruangan termasuk metode asuhan, dimana saat ini kepala ruangan tersebut mendapatkan tugas baru dari direktur rumah sakit untuk segera berangkat mengikuti kegiatan pelatihan manajerial. Sebagai kepala ruangan sebagian tugas didelegasikan kepada staf perawat dibawahnya. Apakah aspek terpenting yang harus diperhatikan kepala ruangan tersebut?

55 / 60

55. Seorang pasien laki-laki dengan fraktur femur telah menjalani operasi debridemen 2 minggu yang lalu dengan kondisi luka yang tidak membaik dan albumin terus menurun. Pada saat ronde manajemen keperawatan. Perawat berkoordinasi dengan ahli gizi. Apakah yang harus dikoordinasikan perawat dengan ahli gizi?

56 / 60

56. Anak A (4 thn) dengan obstruksi saluran pernafasan atas, hasil auskultasi paru didapatkan rhonki basah, RR 28 x/mnt, terlihat ada retraksi dinding dada saat bernafas. Penatalaksanaan pada kasus An. A ditujukan untuk? Apakah tujuan dari tindakan keperawatan yang diberikan pada An. A?

57 / 60

57. Tn K (42th) datang ke poliklinik penyakit dalam dengan keluhan luka di telapak kaki kiri yang tidak sembuh-sembuh. 2 bulan sebelum masuk rumah sakit pasien menginjak paku payung kemudian lukanya menjadi melebar, bernanah warna kuning kehijauan dan berbau. 1 tahun terakhir pasien mengatakan banyak makan, banyak minum dan sering kencing serta baal pada telapak kakinya. Hasil pemeriksaan fisik luka dengan ukuran 4 x 3 cm, bernanah dan berbau. Kadar gula darah pasien 215 mg/dl, suhu 38°C, leukosit 20.000 gr%. Apakah penyebab utama luka pasien tidak sembuh-sembuh?

58 / 60

58. Seorang perempuan usia 25 tahun dirawat dengan masalah keperawatan utama perilaku kekerasan, pasien mengetahui tanda, akibat dan kerugian dari akibat perilaku kekerasan. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya yang anda lakukan?

59 / 60

59. Perawat laki-laki mengkaji struktur kekuatan pada keluarga, dari pengkajian didapat data bawa ibu memberi contoh pada anaknya dalam melakukan perilaku mencuci tangan sebelum dan setelah makan. Bentuk Struktur kekuatan apakah yang dilakukan ibu dalam menerapkan perilaku pada anak?

60 / 60

60. Suatu keluarga tinggal di sebuah rumah terdiri dari kedua orang tua, anak-anak, kakek, nenek dan adik dari orang tua laki-laki. Dari uraian diatas termasuk tipe keluarga?

0%