0%

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat Datang di Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Perawat - RS Muhammadiyah Palembang.

Sebelum memulai tes, mohon perhatikan ketentuan berikut:

  1. Integritas: Kerjakan tes ini secara mandiri dan jujur (amanah). Segala bentuk kecurangan tidak akan ditoleransi.

  2. Waktu Pengerjaan: Waktu berjalan mundur otomatis. Jika waktu habis, jawaban akan tersimpan otomatis (Auto-submit).

  3. ⚠️ PERINGATAN: Dilarang melakukan REFRESH halaman selama ujian berlangsung. Melakukan Refresh akan menghapus seluruh jawaban Anda.

 

“Bekerjalah dengan itqan (sungguh-sungguh) dan ihsan (terbaik).”

Silakan baca Bismillah, lalu tekan tombol "Start" di bawah ini.

Alhamdulillah, Waktu Pengerjaan Selesai.

Waktu Anda telah habis. Jawaban Anda sudah tersimpan otomatis oleh sistem.

Terima kasih atas partisipasi Anda. Semoga mendapatkan hasil terbaik. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Tes Seleksi Perawat

1 / 60

1. Seorang laki-laki (19 thn) masuk RS dengan keluhan sesak nafas, RR 32 x/mnt, TD: 130/90 mmHg, Nadi: 100/mnt dan suhu: 37,5°C, pasien tampak sianosis pada daerah sentral, dan nyeri dada. Sebutkan kemungkinan penyakit yang diderita....?

2 / 60

2. Seorang laki-laki usia 21 tahun masuk RSJ dirawat yang pertama kalinya karena tidak mau bicara dengan orang lain dan mengurung diri di kamar. Hal ini terjadi sejak klien tidak diterima di perguruan tinggi yang diinginkan, klien kehilangan percaya diri, merasa tidak berguna, serta kontak mata kurang. Apakah rencana keperawatan yang tepat untuk mengidentifikasi aspek positif dan kemampuan yang dimiliki pasien?

3 / 60

3. Seorang perempuan berusia 28 tahun, G1P0A0 hamil 6 bulan. Hasil pemeriksaan perawat didapatkan TD 100/70 mmHg dan pada pemeriksaan laboratorium didapatkan HB 9gr%. Apakah konseling yang sesuai untuk kasus diatas?

4 / 60

4. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan jatuh dari pohon kelapa, ada benjolan di kepala bagian belakang pasien ditemukan tidak sadarkan diri, bekerja sebagai tukang panjat pohon, pada pemeriksaan fisik di dapatkan GCS 10, pada pemeriksaan tanda vital diperoleh TD=100/60 mmHg, Nadi 90x/menit, frekuensi nafas=14x/menit, suhu=35°C. Bagaimana Pengaturan posisi pasien yang tepat?

5 / 60

5. Pasien di ruang A, kelas 3, datang keruangan perawat dengan masih mengeluh nyeri dan mual muntah pada saat makan dan bergerak, laporan dari keluarga pasien sudah diterima oleh PA dan akan disampaikan oleh PP apa tindak selanjutnya dan harus sepengetahuan Karu. Apa tindakan PP dalam menindaklanjuti kasus pasien?

6 / 60

6. Ny N (39 th) dirawat di Ruang Mawar RS Mangusada dengan keluhan karena susah buang air kecil dan keluar darah saat buang air kecil disertai nyeri. Setelah dikaji oleh perawat ruangan, skala nyerinya 8. Terdapat nyeri tekan pada perut bagian bawah, nafsu makan pasien berkurang karena pasien mengeluh mual dan muntah. Didiagnosis pasien mengalami urolithiasis, tensi pasien 140/80 mmHg, nadi 88x/mnt, frekuensi nafas 23 x/mnt, suhu 38,7°C dan terdapat nyeri tekan di daerah supra pubis. Apakah intervensi keperawatan yang harus dilakukan pada kondisi pasien tersebut?

7 / 60

7. Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat ruang penyakit dalam. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengatakan sesak nafas, perut sebah, mual, nafsu makan menurun, pasien bertanya tentang penyakitnya. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan frekuensi nafas 28 x/menit, retraksi otot bantu dada, asites, edema kedua kaki, balance cairan positif 400 cc. Apakah masalah keperawatan prioritas yang muncul pada kasus?

8 / 60

8. Seorang perempuan usia 25 tahun dirawat dengan masalah keperawatan utama perilaku kekerasan, pasien mengetahui tanda, akibat dan kerugian dari akibat perilaku kekerasan. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya yang anda lakukan?

9 / 60

9. Ditemukan kecelakaan di jalan raya sepeda motor vs truk, seorang pengendara sepeda motor tergeletak tidak sadarkan diri di pinggir jalan, datang petugas setelah dilakukan pemeriksaan ternyata nadi tidak teraba, petugas mau melakukan kompresi dada. Bagaimana Cara melakukan kompresi dada yang efektif?

10 / 60

10. Bapak S mengeluhkan mengalami susah buang air kecil. Bapak S dan keluarga mengatakan sudah lama Bapak S mengalami susah buang air kecil. Bapak S dan keluarga mengatakan orang tua bapak S, Bapak D dulu mengalami hal yang sama. Bapak S mengatakan dirinya tidak mau berobat ke rumah sakit karena takut dipasang selang oleh tenaga kesehatan. Bapak S mengatakan bahwa Bapak D meninggal karena dipasang selang urin. Apakah yang harus dilakukan perawat untuk mengintervensi keluarga Bapak S?

11 / 60

11. Rumah Sakit Kasih Bunda sedang menangani pasien demam berdarah yang merupakan kejadian luar biasa yang terjadi dari bulan Nopember 2016. Kepala ruangan mengatur kegiatan harian dan tenaga yang harus bertugas pada tiap harinya. Pengaturan tersebut dilaksanakan saat diskusi pergantian dinas. Diskusi yang dimaksud diatas tersebut adalah:

12 / 60

12. Ny. M penderita DM tipe 2 usia 42 tahun, dengan luka gangrene pada ekstremitas kanan bawah daerah dorsal pedis. Sudah 4 hari di rawat diruangan penyakit dalam, akan melakukan tindakan perawatan luka. TTV dalam batas normal. Karu menilai kinerja melalui supervise perawat melakukan tindak perawatan luka. Apa supervise yang dinilai oleh Kepala ruangan?

13 / 60

13. Seorang laki-laki berusia 46 tahun, dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas. Saat ini pasien mendapatkan therapy HD 2 kali dalam 1 minggu. Hasil pemeriksaan yang didapat edema positif 2 pada ekstremitas, kulit berwarna kehitaman dan gatal, volume urine 550 cc/24 jam. Hasil Tekanan darah 160/90mmHg, frekuensi nadi 84x/mnt, frekuensi nafas 20x/mnt, suhu 36°C. berat badan pasien 56,8kg. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

14 / 60

14. Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat di RS, mengeluh sesak, batuk berdahak. Hasil pemeriksaan fisik menunjukan bibir dan kuku tampak sianosis, RR 32 x/mnt dan dangkal, menggunakan otot bantu pernafasan. Pasien didiagnosis Abses Paru. Apakah tindakan keperawatan untuk pasien tersebut?

15 / 60

15. Perawat Cici adalah seorang ketua tim, saat ini ia sedang melakukan bimbingan mengenai pelaksanaan asuhan keperawatan oleh salah satu perawat pelaksana yang sedang melakukan perawatan luka pada pasiennya.

16 / 60

16. Seorang laki-laki usia 58 tahun mengalami penyakit kolelitiasis, Hasil lab menunjukkan leukositosis berkisar antara 10.000-15.000, USG menunjukkan batu (90-95% kasus) dan penebalan pada dinding kandung empedu. Apa penatalaksanaan diet yang tepat pada kasus di atas?

17 / 60

17. Indonesia saat ini menjadi salah satu negara dengan kasus penderita TBC lima terbesar di dunia. Berbagai upaya telah dilakukan salah satunya dengan pengembangan penanganan pasien dengan metode DOT. Sebagai perawat keluarga, apa tindakan preventif primer yang tepat dilakukan?

18 / 60

18. Seorang perawat jiwa masyarakat melakukan kunjungan rumah. Perawat tersebut melakukan pengkajian dan menetapkan diagnose keperawatan. Perawat lalu merencanakan untuk mengunjungi klien untuk memberikan SP1 halusinasi. Saat kunjungan klien mengeluhkan diare. Apa yang harus dilakukan perawat pada saat itu?

19 / 60

19. Seorang laki-laki umur 24 tahun dirawat di rumah sakit karena lumpuh kedua ekstremitas bawah akibat cedera tulang belakang (Thorakal ke-4). Saat ini pasien direncanakan untuk pulang. Perawat menjelaskan tentang cara pindah dari tempat tidur ke kursi roda. Bagaimanakah cara pasien berpindah dari tempat tidur ke kursi roda yang tepat?

20 / 60

20. Hasil pengkajian pada seorang pasien didapatkan hasil tanda awal berupa radang pada paru – paru, batuk berdarah, sputum berlebih dan berbau busuk, nyeri yang dirasakan didalam dada, dyspnea, pergerakan pernapasan menurun. Pada auskultasi didapatkan adanya crackles halus. Apa diagnosa medis yang dapat ditegakan pada pasien?

21 / 60

21. Tn K (42th) datang ke poliklinik penyakit dalam dengan keluhan luka di telapak kaki kiri yang tidak sembuh-sembuh. 2 bulan sebelum masuk rumah sakit pasien menginjak paku payung kemudian lukanya menjadi melebar, bernanah warna kuning kehijauan dan berbau. 1 tahun terakhir pasien mengatakan banyak makan, banyak minum dan sering kencing serta baal pada telapak kakinya. Hasil pemeriksaan fisik luka dengan ukuran 4 x 3 cm, bernanah dan berbau. Kadar gula darah pasien 215 mg/dl, suhu 38°C, leukosit 20.000 gr%. Apakah penyebab utama luka pasien tidak sembuh-sembuh?

22 / 60

22. Seorang perawat pelaksana sedang menyiapkan diri untuk melaksana tindakan pemasangan infus, pada saat yang bersamaan ketua tim perawat juga ingin melaksanakan konfren tentang penerimaan pasien baru yang akan masuk keruangan tersebut dengan diagnose fraktur femur. Tindakan atau kegiatan apa yang harus diutamakan oleh perawat pelaksana?

23 / 60

23. Seorang perawat melakukan evaluasi tindakan tes tuberkulin pada seorang pasien dengan hasil area sekitar suntikan tidak mengalami pembengkakan (indurasi), dan terdapat ekimosis 1 mm. Manakah interpretasi yang tepat yang harus dilaporkan oleh perawat?

24 / 60

24. Seorang perempuan berusia 18 tahun, dirawat diruangan penyakit dalam dengan keluhan mual dan muntah. Hasil pemeriksaan didapatkan nafas sesak, membrane mukosa kering, turgor kulit tidak elastis, nafas berbau amoniak, edema pada ekstremitas, volume urine 500 cc. Nilai AGD menunjukkan pH 7,25, HCO3 30 mlOsm, PaCO2 35 mmHg, nilai ureum 40 g. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

25 / 60

25. Seorang Perawat Puskesmas melakukan pemeriksaan pada kelompok Wanita penjaja seks komersial. Hasilnya 50 % wanita penjaja seks komersial positif terinfeksi HIV AIDS. Apakah tindakan keperawatan paling tepat dilakukan sesuai dengan hasil tersebut?

26 / 60

26. Seorang laki-laki berusia 30 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan mual muntah. Hasil pengkajian didapatkan data pasien terlihat lemas dan terbaring ditempat tidur, kulit pasien kuning, sklera pasien ikterik, kuku pasien kuning. Nilai bilirubin direk: 2,5 mg/dl, SGOT: 50 unit, SGPT: 45 unit, terdapat asites. Apakah masalah keperawatan yang tepat?

27 / 60

27. Seorang perawat yang bekerja di RS sedang melaksanakan dinas pagi. Perawat tersebut menjelaskan secara singkat, jelas dan lengkap tentang tindakan mandiri perawat, tindakan kolaboratif yang sudah dilakukan dan menyampaikan perkembangan pasien saat itu kepada perawat lainnya dengan tertulis dan lisan pada saat timbang terima. Apakah peran yang dilaksanakan oleh perawat tersebut dalam metode asuhan?

28 / 60

28. Seorang laki-laki 47 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran, gelisah, nafas stridor, keringat dingin dan akral dingin. Keluarga mengatakan pasien memiliki riwayat Diabetes Mellitus. Hasil laboratorium GDS 40 mg/dl. TD 100/80 mmHg, Frekuensi nadi 112x/menit, frekuensi nafas 26x/menit. Apakah Tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah kegawatdaruratan klien tersebut?

29 / 60

29. Perawat laki-laki mengkaji struktur kekuatan pada keluarga, dari pengkajian didapat data bawa ibu memberi contoh pada anaknya dalam melakukan perilaku mencuci tangan sebelum dan setelah makan. Bentuk Struktur kekuatan apakah yang dilakukan ibu dalam menerapkan perilaku pada anak?

30 / 60

30. Seorang pasien laki-laki dengan fraktur femur telah menjalani operasi debridemen 2 minggu yang lalu dengan kondisi luka yang tidak membaik dan albumin terus menurun. Pada saat ronde manajemen keperawatan. Perawat berkoordinasi dengan ahli gizi. Apakah yang harus dikoordinasikan perawat dengan ahli gizi?

31 / 60

31. Setelah dilakukan pemeriksaan radiologis (foto toraks) pada seorang pasien hasil pemeriksaan disimpulkan sebagian besar lobus paru kiri mengalami kolaps, sehingga pasien sesak nafas dan mengalami sianosis di sentral dan perifer. Apa masalah keperawatan yang dialami oleh pasien?

32 / 60

32. Seorang perawat pelaksana yang sedang mendapatkan bimbingan dan pengarahan dari kepala ruangan dalam menjalankan tugas sesuai dengan Standar Asuhan Keperawatan (SAK) dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Bagaimanakah sikap perawat jika mengalami kesulitan dalam mengimplementasinya?

33 / 60

33. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke rumah sakit karena keluhan sering lemes (tidak punya tenaga). Pasien juga mengatakan sering pusing karena tekanan darah tinggi, dada sering berdebar-debar, dan merasa sesak nafas, dan sering kencing. Hasil pemeriksaan tekanan darah 170/110 mmHg frekuensi nafas 22 x/menit, didiagnosa medis diabetes melitus. Manakah data yang menunjukkan pasien mengalami hiperglikemi?

34 / 60

34. Seorang laki-laki berusia 37 tahun dengan DM dinyatakan boleh pulang dan melakukan perawatan lanjutan di rumah. Dalam proses pemulangan pasien diberikan pendidikan kesehatan terkait penyuntikan insulin secara mandiri. Apa dasar utama perawat dalam menilai kemampuan mandiri pasien tersebut?

35 / 60

35. Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke UGD dengan keluhan pusing, Hasil pengkajian didapatkan data pasien mual, pasien tidak mampu menggerakkan bagian tubuh sebelah kiri, TD 180/100 mm Hg, frekuensi nadi 90 x/menit, GCS 13, hasil CT scan kepala terdapat infark pada daerah temporal. Apakah masalah keperawatan utama pasien tersebut?

36 / 60

36. Seorang laki-laki usia 40 tahun di RSJ dengan alasan sering bicara sendiri. Saat dikaji pasien mengatakan sering mendengar suara orang berteriak memarahinya saat sendirian, tampak gelisah, merasa takut dan bersembunyi setelah mendengar suara tersebut. Perawat sudah melakukan hubungan saling percaya. Apakah teknik komunikasi terapeutik yang harus dilakukan pada pasien diatas?

37 / 60

37. Pasien laki-laki, 63 tahun, dibawa ke UGD dengan keluhan utama sesak napas dan batuk. Hasil pengkajian: Sesak napas dirasakan sejak 2 hari yang lalu, terdapat batuk berdahak, demam. Pasien tidak mempunyai riwayat merokok. TD 130/90 mmHg, frekuensi nadi 105x/menit, frekuensi nafas 28x/menit. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang pasien dinyatakan PPOK, dan perlu mendapat perawatan di rumah sakit. Apakah tujuan utama perawatan pasien di atas?

38 / 60

38. Tn. X usia 26 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas, respirate rate 26x/mnt, batuk (+), sekret sedikit, nafsu makan menurun. Hasil wawancara didapatkan data bahwa dia menderita TBC sejak dua tahun lalu dan masih dalam tahap pengobatan. Intervensi yang tepat pada kasus diatas adalah?

39 / 60

39. An C (5 thn) datang ke poli penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan dengan keluhan batuk berat, sputum (+). An. C belum dapat melakukan batuk efektif, untuk itu An. C direncanakan tindakan selanjutnya. Apakah tindakan keperawatan untuk An. C tersebut?

40 / 60

40. Seorang perempuan berusia 30 tahun melakukan pemeriksaan ke poliklinik dengan keluhan batuk sudah lebih dari 3 minggu, kadang disertai dengan hemoptisis, penurunan berat badan drastis selama 2 bulan ini, sesak, demam dan berkeringat pada malam hari. Pada pemeriksaan sputum didapatkan hasil BTA (+). Sebutkan kemungkinan penyakit yang diderita....?

41 / 60

41. Ketika sedang melakukan kunjungan rumah dan mewawancarai seorang pasien, ditemukan data pasien sering mengeluh berkeringat pada malam hari, disertai batuk darah. Kemudian besok paginya keluarga membawanya ke Rumah Sakit. setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sputum BTA (+) dan rontgen thorak menunjukan terdapat bercak. Kemudian pasien didiagnosis menderita penyakit TBC dan mendapat terapi Rifampisin, Etambutol dan INH selama enam bulan. Apa upaya preventif sekunder yang perlu dilakukan perawat pada saat kunjungan terhadap keluarga pasien tersebut supaya tidak terjadi komplikasi lebih lanjut?

42 / 60

42. Pasien melakukan pemeriksaan ke poliklinik penyakit dalam dengan kondisi badan lemas, pasien diantar keluarga. Keluarga mengatakan bahwa sejak 3 bulan yang lalu pasien batuk darah. Pasien sendiri sudah dibawa berobat ke puskesmas terdekat dan diberikan obat namun tidak kunjung sembuh dan akhirnya datang kerumah sakit. Apakah masalah utama pasien diatas?

43 / 60

43. Ny. S umur 28 tahun, ibu rumah tangga, dirawat karena mengalami pata tulang pada lengan kirinya. Pada saat pengkajian, perawat mendapatkan informasi bahwa Ny. S mengatasi masalah yang dihadapinya bersama suaminya. Berdasarkan informasi tersebut sikap perawat dalam manajemen keperawatan. Bagaimana sikap perawat dalam melakukan intervensi keperawatan?

44 / 60

44. Seorang anak laki – laki berusia 4 tahun mengeluh batuk, pilek, sesak R : 28x/mnt, tampak keluar cairan kental di hidung, saat respirasi tampak tersendat, hasil kajian terhadap orang tuanya mengatakan penyakitnya adalah batuk pilek dan tidak paham bagaimana cara mengatasinya, dan pernah dibawa ke posyandu. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus di atas?

45 / 60

45. Seorang kepala ruangan melakukan audit terhadap pemakaian obat-obatan, cairan dan bahan pakai habis untuk perawatan pasien. Hasil audit didapatkan beberapa cairan infus habis hampir mendekati tanggal kadaluarsa dalam jumlah yang cukup banyak. Sementara cairan yang baru diambil dari depo farmasi jumlahnya sedikit. Bagaimanakah seharusnya penataan penggunaan cairan dalam ruangan tersebut?

46 / 60

46. Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke UGD diantar oleh keluarga dengan keadaan tidak sadar. Hasil pengkajian perawat didapatkan data pasien tidak memberi jawaban ketika dipanggil namanya, tidak ada respon membuka mata meskipun dirangsang dengan nyeri, dan tak ada gerakan sama sekali dari ekstremitas tubuh. Berapakah skala tingkat kesadaran pasien diatas dengan menggunakan GCS?

47 / 60

47. Keluarga Bapak D (48 tahun) terdiri dari Bapak D, Ibu J (40 tahun), An. A (25 tahun), dan An Z (18 tahun). An A. sudah menikah dengan An. N (24 tahun) dan memiliki 2 anak yaitu An. M (2 tahun), An N (1 bulan). Menurut Duvall, termasuk kedalam tahap perkembangan apakah keluarga Bapak D?

48 / 60

48. Seorang perempuan usia 45 tahun mengeluh nyeri epigastrium, kuadran kanan atas, pasien juga mengalami kolik bilier >15 menit, Mual dan selalu muntah setelah makan, pasien menghabiskan ½ porsi dari yang disediakan, BB awal: 55 kg dan saat sakit 45 kg, badan lemas, Tekanan darah:130/90 mmHg, Nadi: 120x/menit, RR 30 x/mnt. Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?

49 / 60

49. Seorang kepala bidang keperawatan sangat sibuk dalam menjalankan tugas manajerial. Pada beberapa situasi terkadang harus menghadiri dua atau lebih pertemuan. Kepala bidang juga mempunyai tanggung jawab untuk membimbing staf dibawahnya. Kegiatan apakah yang harus dilakukan oleh kepala bidang keperawatan agar setiap tugas manajerial dapat terlaksana?

50 / 60

50. Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat diruangan penyakit dalam dengan keluhan mudah lelah saat beraktivitas. Hasil pengkajian didapatkan data pasien mengatakan sering terjaga saat tidur karena sesak, distensi vena jugularis, ictus cordis lebih dari 2 cm, edema pada ekstremitas bawah. Tekanan Darah 100/60 mmHg, frekuensi nadi 112x/mnt, Suhu 36.5°C, frekuensi nafas 28x/mnt. Apakah tindakan keperawatan yang tepat?

51 / 60

51. Nn N (28th) dirawat di bangsal penyakit dalam RS Bina Usada. Pasien mengeluh nyeri pada luka operasi batu pyelum sinistra. Skala nyeri 4, pasien mengatakan nyerinya seperti tertusuk tusuk. Pasien menjalani operasi dua hari yang lalu. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 110/80mmHg, nadi 88 x/mnt, pernapasan 23 x/mnt dan suhu 37,8°C. Apa tindakan keperawatan prioritas yang tepat untuk kasus diatas?

52 / 60

52. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke UGD diantar keluarganya setelah jatuh dari kamar mandi. Hasil pengkajian: Pasien mengalami penurunan kesadaran, GCS 9, terdengar bunyi napas pasien gurgling. Pasien memiliki riwayat hipertensi. Apakah prioritas tindakan keperawatan yang tepat?

53 / 60

53. Seorang mahasiswa praktek manajemen di RSUD dengan melihat situasi ruangan memakai model asuhan keperawatan professional model tim. Mahasiswa yang praktek manajemen menggunakan model modifikasi tim primer diharapkan diruangan bisa melihat model ini dengan ketersediaan tenaga beberapa perawat ners bisa menjadi PP dan sebagian besar perawat D3 bisa menjadi PA. Apa tugas perawat associate dalam model modifikasi tim primer?

54 / 60

54. Seorang pasien perempuan 30 tahun dirawat di bangsal bedah untuk melakukan operasi elektif akibat Ca mamae stadium IA. Sehari sebelum operasi pasien tampak gelisah dan berkali-kali menanyakan apakah nanti operasinya lama, apakah akan ada nyeri dan apakah masih bisa hidup lagi setelah dibius. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

55 / 60

55. Ny. K. (50 tahun) dirawat dirumah sakit. Dengan Dx medis DM, setelah dirawat selama satu bulan, klien mengeluh nyeri dan panas saat berkemih, mengeluh mual dan muntah, tidak nafsu makan, mengeluh kaku pada abdomen. Hasil urinalisa terdapat leukosit bergerombol, TTV, nadi=80x/menit, TD=130/80mmHg, suhu=38,8°C, RR=23x/mnt. Data subjektif yang ditemukan pada kasus diatas adalah?

56 / 60

56. Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat dengan keluhan sesak nafas. Dari hasil pengkajian didapatkan data dada terasa berat, tekanan darah 110/80 mmHg, Nadi 80 x/mnt, Pernafasan 28 x/mnt. Pasien sudah diimplementasi dengan posisi tidur semi fowler, setelah dievaluasi sesaknya belum berkurang. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

57 / 60

57. Seorang perawat menjelaskan kepada teman sejawatnya tentang suatu metode untuk menggali dan membahas secara mendalam masalah keperawatan yang terjadi pada pasien dan metode asuhan tersebut juga melibatkan pasien secara langsung sebagai focus kegiatan. Perawat tersebut telah menggali apa yang menjadi masalah, cross chek data yang ada, apa yang menyebabkan masalah tersebut, bagaimana pendekatannya dan validasi data. Apakah tahap yang dilakukan perawat tersebut?

58 / 60

58. Seorang perempuan usia 45 tahun mengeluh nyeri epigastrium, kuadran kanan atas, pasien juga mengalami kolik bilier >15 menit, nyeri 30-60 menit pascaprandial kuadran kanan atas, Mual dan muntah, pasien menghabiskan ½ porsi dari yang disediakan, badan lemas, Tekanan darah:130/90 mmHg, Nadi: 120x/menit, RR 30 x/mnt. Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?

59 / 60

59. Anak A (4 thn) dengan obstruksi saluran pernafasan atas, hasil auskultasi paru didapatkan rhonki basah, RR 28 x/mnt, terlihat ada retraksi dinding dada saat bernafas. Penatalaksanaan pada kasus An. A ditujukan untuk? Apakah tujuan dari tindakan keperawatan yang diberikan pada An. A?

60 / 60

60. Seorang laki-laki mengeluh nyeri kuadran kanan atas abdomen, demam, suhu: 39°C, akral teraba panas, badan lemas, Tekanan darah:120/80 mmHg, Nadi: 90x/menit, RR 24 x/mnt. Hasil lab menunjukkan leukositosis berkisar antara 10.000-15.000, USG menunjukkan batu (90-95% kasus) dan penebalan pada dinding kandung empedu. Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?

0%