0%

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat Datang di Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Perawat - RS Muhammadiyah Palembang.

Sebelum memulai tes, mohon perhatikan ketentuan berikut:

  1. Integritas: Kerjakan tes ini secara mandiri dan jujur (amanah). Segala bentuk kecurangan tidak akan ditoleransi.

  2. Waktu Pengerjaan: Waktu berjalan mundur otomatis. Jika waktu habis, jawaban akan tersimpan otomatis (Auto-submit).

  3. ⚠️ PERINGATAN: Dilarang melakukan REFRESH halaman selama ujian berlangsung. Melakukan Refresh akan menghapus seluruh jawaban Anda.

 

“Bekerjalah dengan itqan (sungguh-sungguh) dan ihsan (terbaik).”

Silakan baca Bismillah, lalu tekan tombol "Start" di bawah ini.

Alhamdulillah, Waktu Pengerjaan Selesai.

Waktu Anda telah habis. Jawaban Anda sudah tersimpan otomatis oleh sistem.

Terima kasih atas partisipasi Anda. Semoga mendapatkan hasil terbaik. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


Tes Seleksi Perawat

1 / 60

1. Seorang laki-laki usia 58 tahun mengalami penyakit kolelitiasis, Hasil lab menunjukkan leukositosis berkisar antara 10.000-15.000, USG menunjukkan batu (90-95% kasus) dan penebalan pada dinding kandung empedu. Apa penatalaksanaan diet yang tepat pada kasus di atas?

2 / 60

2. Seorang perempuan berusia 27 tahun G1P0A0, usia kehamilan 30 minggu datang ke rumah sakit bersalin dengan keluhan mengeluarkan darah berwarna merah segar kurang lebih ½ pembalut, palpasi TFU 3 jari dibawah pusat, punggung kiri, bagian bawah teraba kepala, nyeri tekan pada kelenjar adnexa dan abdomen bagian bawah, DJJ 130x/menit. Hasil USG menunjukkan plasenta previa totalis. Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat pada kasus diatas?

3 / 60

3. Tn. X usia 26 tahun datang ke RS dengan keluhan sesak nafas, respirate rate 26x/mnt, batuk (+), sekret sedikit, nafsu makan menurun. Hasil wawancara didapatkan data bahwa dia menderita TBC sejak dua tahun lalu dan masih dalam tahap pengobatan. Intervensi yang tepat pada kasus diatas adalah?

4 / 60

4. Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat ruang penyakit dalam. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh sesak nafas, mual, berkeringat dingin, nafsu makan menurun. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan frekuensi nafas 28 x/menit, ictus cordis tidak tampak, ictus cordis teraba lateral 2 jari kiri dari mid klavicularis, suara gallop, edema kedua kaki. Hasil EKG menunjukkan ST elevasi. Apakah masalah keperawatan yang muncul pada kasus?

5 / 60

5. Seorang laki-laki usia 40 tahun di RSJ dengan alasan sering bicara sendiri. Saat dikaji pasien mengatakan sering mendengar suara orang berteriak memarahinya saat sendirian, tampak gelisah, merasa takut dan bersembunyi setelah mendengar suara tersebut. Perawat sudah melakukan hubungan saling percaya. Apakah teknik komunikasi terapeutik yang harus dilakukan pada pasien diatas?

6 / 60

6. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0 mengalami PEB, hasil kolaborasi dengan dokter adalah pemberian MgSO4. Perawat merencanakan pengkajian awal untuk menentukan kondisi vital ibu. Apakah fokus pengkajian yang harus diperhatikan sebelum tindakan pada kasus diatas?

7 / 60

7. Indonesia saat ini menjadi salah satu negara dengan kasus penderita TBC lima terbesar di dunia. Berbagai upaya telah dilakukan salah satunya dengan pengembangan penanganan pasien dengan metode DOT. Sebagai perawat keluarga, apa tindakan preventif primer yang tepat dilakukan?

8 / 60

8. Seorang laki-laki berusia 39 tahun, dirawat diruangan penyakit dalam dengan keluhan sakit saat menelan. Hasil pemeriksaan didapatkan data porsi makan habis 1/3 porsi, bau nafas tidak sedap, cegukan, regurgitasi makanan, rasa penuh pada epigastrium, badan terlihat kurus, berat badan pasien turun 3 kg dalam 1 minggu. Nilai Hb 9,0 gr/dl, hasil biopsy menunjukkan adanya keganasan pada esophagus. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus diatas?

9 / 60

9. Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke UGD dengan keluhan pusing, Hasil pengkajian didapatkan data pasien mual, pasien tidak mampu menggerakkan bagian tubuh sebelah kiri, TD 180/100 mm Hg, frekuensi nadi 90 x/menit, GCS 13, hasil CT scan kepala terdapat infark pada daerah temporal. Apakah masalah keperawatan utama pasien tersebut?

10 / 60

10. Seorang laki-laki berusia 30 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan mual muntah. Hasil pengkajian didapatkan data pasien terlihat lemas dan terbaring ditempat tidur, kulit pasien kuning, sklera pasien ikterik, kuku pasien kuning. Nilai bilirubin direk: 2,5 mg/dl, SGOT: 50 unit, SGPT: 45 unit, terdapat asites. Apakah masalah keperawatan yang tepat?

11 / 60

11. Tn J (35th) masuk rumah sakit karena demam tinggi. Dia mengeluarkan banyak keringat dingin sehingga membasahi bajunya, pasien merasa pusing dan sulit tidur. TTV pasien didapatkan TD 110/70mmHg, nadi 77x/mnt, pernapasan 20x/mnt dan suhu 39,3°C. Apa tindakan kolaboratif yang tepat kepada pasien tersebut?

12 / 60

12. Seorang perawat melakukan evaluasi tindakan tes tuberkulin pada seorang pasien dengan hasil area sekitar suntikan tidak mengalami pembengkakan (indurasi), dan terdapat ekimosis 1 mm. Manakah interpretasi yang tepat yang harus dilaporkan oleh perawat?

13 / 60

13. Ny. M penderita DM tipe 2 usia 42 tahun, dengan luka gangrene pada ekstremitas kanan bawah daerah dorsal pedis. Sudah 4 hari di rawat diruangan penyakit dalam, akan melakukan tindakan perawatan luka. TTV dalam batas normal. Karu menilai kinerja melalui supervise perawat melakukan tindak perawatan luka. Apa supervise yang dinilai oleh Kepala ruangan?

14 / 60

14. Seorang perawat pelaksana sedang menyiapkan diri untuk melaksana tindakan pemasangan infus, pada saat yang bersamaan ketua tim perawat juga ingin melaksanakan konfren tentang penerimaan pasien baru yang akan masuk keruangan tersebut dengan diagnose fraktur femur. Tindakan atau kegiatan apa yang harus diutamakan oleh perawat pelaksana?

15 / 60

15. Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat dengan keluhan sesak nafas. Dari hasil pengkajian didapatkan data dada terasa berat, tekanan darah 110/80 mmHg, Nadi 80 x/mnt, Pernafasan 28 x/mnt. Pasien sudah diimplementasi dengan posisi tidur semi fowler, setelah dievaluasi sesaknya belum berkurang. Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan?

16 / 60

16. Seorang laki-laki berusia 46 tahun, dirawat diruang penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas. Saat ini pasien mendapatkan therapy HD 2 kali dalam 1 minggu. Hasil pemeriksaan yang didapat edema positif 2 pada ekstremitas, kulit berwarna kehitaman dan gatal, volume urine 550 cc/24 jam. Hasil Tekanan darah 160/90mmHg, frekuensi nadi 84x/mnt, frekuensi nafas 20x/mnt, suhu 36°C. berat badan pasien 56,8kg. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

17 / 60

17. Seorang perawat sedang melakukan pengkajian terhadap adanya tanda prolaps stoma pada seorang pasien paska operasi kolon. Manakah data yang tepat?

18 / 60

18. Ditemukan kecelakaan di jalan raya sepeda motor vs truk, seorang pengendara sepeda motor tergeletak tidak sadarkan diri di pinggir jalan, datang petugas setelah dilakukan pemeriksaan ternyata nadi tidak teraba, petugas mau melakukan kompresi dada. Bagaimana Cara melakukan kompresi dada yang efektif?

19 / 60

19. Suatu keluarga tinggal di sebuah rumah terdiri dari kedua orang tua, anak-anak, kakek, nenek dan adik dari orang tua laki-laki. Dari uraian diatas termasuk tipe keluarga?

20 / 60

20. Seorang perempuan 60 tahun dirawat dengan keluhan sesak dan nyeri dada. Berdasarkan hasil pemeriksaan pasien harus dipasang WSD (Water Sealed Drainage) atau sebuah selang yang dipasang pada rongga dari rongga pleura ke botol penampungan untuk mengurangi jumlah cairan di rongga pleura karena terjadi penumpukan cairan di rongga pleura paru sebelah kanan. Apa latihan yang harus perawat ajarkan pada pasien selama perawatan?

21 / 60

21. Nn N (28th) dirawat di bangsal penyakit dalam RS Bina Usada. Pasien mengeluh nyeri pada luka operasi batu pyelum sinistra. Skala nyeri 4, pasien mengatakan nyerinya seperti tertusuk tusuk. Pasien menjalani operasi dua hari yang lalu. Hasil pemeriksaan didapatkan TD 110/80mmHg, nadi 88 x/mnt, pernapasan 23 x/mnt dan suhu 37,8°C. Apa tindakan keperawatan prioritas yang tepat untuk kasus diatas?

22 / 60

22. Seorang perawat yang bekerja di RS sedang melaksanakan dinas pagi. Perawat tersebut menjelaskan secara singkat, jelas dan lengkap tentang tindakan mandiri perawat, tindakan kolaboratif yang sudah dilakukan dan menyampaikan perkembangan pasien saat itu kepada perawat lainnya dengan tertulis dan lisan pada saat timbang terima. Apakah peran yang dilaksanakan oleh perawat tersebut dalam metode asuhan?

23 / 60

23. Seorang pasien laki-laki dengan fraktur femur telah menjalani operasi debridemen 2 minggu yang lalu dengan kondisi luka yang tidak membaik dan albumin terus menurun. Pada saat ronde manajemen keperawatan. Perawat berkoordinasi dengan ahli gizi. Apakah yang harus dikoordinasikan perawat dengan ahli gizi?

24 / 60

24. Seorang perawat sedang bekerja dengan tim untuk melakukan tindakan lumbal pungsi pada pasien yang diduga terjadi radang selaput otak. Manakah posisi pasien yang tepat?

25 / 60

25. Ny. S umur 28 tahun, ibu rumah tangga, dirawat karena mengalami pata tulang pada lengan kirinya. Pada saat pengkajian, perawat mendapatkan informasi bahwa Ny. S mengatasi masalah yang dihadapinya bersama suaminya. Berdasarkan informasi tersebut sikap perawat dalam manajemen keperawatan. Bagaimana sikap perawat dalam melakukan intervensi keperawatan?

26 / 60

26. Seorang anak laki – laki berusia 4 tahun mengeluh batuk, pilek, sesak R : 28x/mnt, tampak keluar cairan kental di hidung, saat respirasi tampak tersendat, hasil kajian terhadap orang tuanya mengatakan penyakitnya adalah batuk pilek dan tidak paham bagaimana cara mengatasinya, dan pernah dibawa ke posyandu. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus di atas?

27 / 60

27. Seorang perawat senior dan bertugas sebagai perawat primer pada sebuah ruangan yang akan melaksanakan ronde keperawatan. Perawat tersebut ditugaskan kepala ruangan berperan sebagai konsuler. Apakah peranan utama konsuler dalam ronde keperawatan?

28 / 60

28. Seorang perempuan berusia 42 th, datang ke rumah sakit dengan keluhan penurunan kesadaran, tingkat kesadaran apatis, post kecelakaan jatuh dari motor. Pemeriksaan TTV diperoleh, TD=120/70 mmHg, N=98 x/menit, S=37°C, penderita didapati tidak bernafas. Apakah Tindakan rescue breaths yang benar?

29 / 60

29. Seorang laki-laki (19 thn) masuk RS dengan keluhan sesak nafas, RR 32 x/mnt, TD: 130/90 mmHg, Nadi: 100/mnt dan suhu: 37,5°C, pasien tampak sianosis pada daerah sentral, dan nyeri dada. Sebutkan kemungkinan penyakit yang diderita....?

30 / 60

30. Seorang laki-laki (25 tahun) datang ke RS dengan keluhan sesak nafas dan dada terasa berat saat bernafas, hasil pengkajian didapatkan: pergerakan dada pada sisi yang sakit tertinggal, ruang antar iga yang menyempit dan cekung pada sisi sakit akibat kolapsnya alveoli, pada trakea ditemukan adanya deviasi ke arah sisi paru yang sakit dan pemeriksaan taktil fremitus berkurang sampai menghilang. Data pengkajian tersebut dapat ditemukan pada pasien dengan diagnosa medis?

31 / 60

31. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke UGD diantar keluarganya setelah jatuh dari kamar mandi. Hasil pengkajian: Pasien mengalami penurunan kesadaran, GCS 9, terdengar bunyi napas pasien gurgling. Pasien memiliki riwayat hipertensi. Apakah prioritas tindakan keperawatan yang tepat?

32 / 60

32. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan jatuh dari pohon kelapa, ada benjolan di kepala bagian belakang pasien ditemukan tidak sadarkan diri, bekerja sebagai tukang panjat pohon, pada pemeriksaan fisik di dapatkan GCS 10, pada pemeriksaan tanda vital diperoleh TD=100/60 mmHg, Nadi 90x/menit, frekuensi nafas=14x/menit, suhu=35°C. Bagaimana Pengaturan posisi pasien yang tepat?

33 / 60

33. Seorang ketua tim 2 akan melaksanakan cuti karena ada upacara agama, berdasarkan hal tersebut ketua tim 2 melimpahkan beberapa tugas kepada ketua tim 1. Sesuai dengan syarat pelimpahan tugas (pendelegasian). Sebagian tugas lainnya dilimpahkan kepada perawat pelaksana yang ada pada tim tersebut. Sebagai seorang perawat pelaksana yang menerima pelimpahan tugas, hal yang harus dilakukan adalah:

34 / 60

34. An C (5 thn) datang ke poli penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan dengan keluhan batuk berat, sputum (+). An. C belum dapat melakukan batuk efektif, untuk itu An. C direncanakan tindakan selanjutnya. Apakah tindakan keperawatan untuk An. C tersebut?

35 / 60

35. Anak A (4 thn) dengan obstruksi saluran pernafasan atas, hasil auskultasi paru didapatkan rhonki basah, RR 28 x/mnt, terlihat ada retraksi dinding dada saat bernafas. Penatalaksanaan pada kasus An. A ditujukan untuk? Apakah tujuan dari tindakan keperawatan yang diberikan pada An. A?

36 / 60

36. Seorang perawat pelaksana menjadi anggota sebuah tim penugasan. Ketua tim memberikan pengarahan setelah selesai timbang terima pasien agar semua anggota tim membuat rencana kegiatan harian. Apakah isi rencana kegiatan dari perawat pelaksana?

37 / 60

37. Perawat Puskesmas sedang memberikan pendidikan kesehatan tentang imunisasi pada bayi dan balita pada sekelompok ibu di Posyandu. Ditemukan seorang balita yang berusia 2 bulan saat ini sedang demam dan batuk, suhu tubuhnya 38,0°C. Apa tindakan perawat yang paling tepat dilakukan untuk anak yang sedang demam tersebut?

38 / 60

38. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke rumah sakit karena keluhan sering lemes (tidak punya tenaga). Pasien juga mengatakan sering pusing karena tekanan darah tinggi, dada sering berdebar-debar, dan merasa sesak nafas, dan sering kencing. Hasil pemeriksaan tekanan darah 170/110 mmHg frekuensi nafas 22 x/menit, didiagnosa medis diabetes melitus. Manakah data yang menunjukkan pasien mengalami hiperglikemi?

39 / 60

39. Setelah dilakukan pemeriksaan radiologis (foto toraks) pada seorang pasien hasil pemeriksaan disimpulkan sebagian besar lobus paru kiri mengalami kolaps, sehingga pasien sesak nafas dan mengalami sianosis di sentral dan perifer. Apa masalah keperawatan yang dialami oleh pasien?

40 / 60

40. Seorang laki-laki mengeluh nyeri kuadran kanan atas abdomen, demam, suhu: 39°C, akral teraba panas, badan lemas, Tekanan darah:120/80 mmHg, Nadi: 90x/menit, RR 24 x/mnt. Hasil lab menunjukkan leukositosis berkisar antara 10.000-15.000, USG menunjukkan batu (90-95% kasus) dan penebalan pada dinding kandung empedu. Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?

41 / 60

41. Tn A (53 th) dirawat di RS Mangusada karena mengalami keluar darah saat buang air kecil disertai nyeri yang membuat Tn A tidak nyaman. Setelah dikaji oleh perawat ruangan, skala nyerinya 7. Pasien juga mengeluh mual dan muntah, tensi pasien 130/70 mmHg, nadi 85x/mnt, frekuensi nafas 21 x/mnt, suhu 38,7°C dan terdapat nyeri tekan di daerah supra pubis. Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus pasien ini?

42 / 60

42. Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri seperti terbakar dan menjalar ke bahu dan rahang. Pasien merasakan nyeri selama 15 menit dan tidak hilang dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan hiperkolesterol. Frekuensi napas 26 x/menit, TD : 140/80 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit. Apakah pemeriksaan diagnostik yang penting dilakukan?

43 / 60

43. Ny N (39 th) dirawat di Ruang Mawar RS Mangusada dengan keluhan karena susah buang air kecil dan keluar darah saat buang air kecil disertai nyeri. Setelah dikaji oleh perawat ruangan, skala nyerinya 8. Terdapat nyeri tekan pada perut bagian bawah, nafsu makan pasien berkurang karena pasien mengeluh mual dan muntah. Didiagnosis pasien mengalami urolithiasis, tensi pasien 140/80 mmHg, nadi 88x/mnt, frekuensi nafas 23 x/mnt, suhu 38,7°C dan terdapat nyeri tekan di daerah supra pubis. Apakah intervensi keperawatan yang harus dilakukan pada kondisi pasien tersebut?

44 / 60

44. Seorang perempuan usia 25 tahun dirawat dengan masalah keperawatan utama perilaku kekerasan, pasien mengetahui tanda, akibat dan kerugian dari akibat perilaku kekerasan. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya yang anda lakukan?

45 / 60

45. Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke UGD diantar oleh keluarga dengan keadaan tidak sadar. Hasil pengkajian perawat didapatkan data pasien tidak memberi jawaban ketika dipanggil namanya, tidak ada respon membuka mata meskipun dirangsang dengan nyeri, dan tak ada gerakan sama sekali dari ekstremitas tubuh. Berapakah skala tingkat kesadaran pasien diatas dengan menggunakan GCS?

46 / 60

46. Seorang kepala ruangan melakukan audit terhadap pemakaian obat-obatan, cairan dan bahan pakai habis untuk perawatan pasien. Hasil audit didapatkan beberapa cairan infus habis hampir mendekati tanggal kadaluarsa dalam jumlah yang cukup banyak. Sementara cairan yang baru diambil dari depo farmasi jumlahnya sedikit. Bagaimanakah seharusnya penataan penggunaan cairan dalam ruangan tersebut?

47 / 60

47. Ny. K. (50 tahun) dirawat dirumah sakit. Dengan Dx medis DM, setelah dirawat selama satu bulan, klien mengeluh nyeri dan panas saat berkemih, mengeluh mual dan muntah, tidak nafsu makan, mengeluh kaku pada abdomen. Hasil urinalisa terdapat leukosit bergerombol, TTV, nadi=80x/menit, TD=130/80mmHg, suhu=38,8°C, RR=23x/mnt. Data subjektif yang ditemukan pada kasus diatas adalah?

48 / 60

48. Seorang laki-laki berusia 56 tahun dirawat di bangsal penyakit dalam. Berdasarkan hasil pengkajian pasien mengatakan badan lemes, sering makan, mudah lapar, kencingnya banyak. Hasil laboratorium GDS: 304 mg/dL, dokter memberi terapi regular insulin 3 x 8 ui. Apakah tujuan dari penyuntikan insulin berdasarkan kasus diatas?

49 / 60

49. Seorang kepala bidang keperawatan sangat sibuk dalam menjalankan tugas manajerial. Pada beberapa situasi terkadang harus menghadiri dua atau lebih pertemuan. Kepala bidang juga mempunyai tanggung jawab untuk membimbing staf dibawahnya. Kegiatan apakah yang harus dilakukan oleh kepala bidang keperawatan agar setiap tugas manajerial dapat terlaksana?

50 / 60

50. Pasien laki-laki, 63 tahun, dibawa ke UGD dengan keluhan utama sesak napas dan batuk. Hasil pengkajian: Sesak napas dirasakan sejak 2 hari yang lalu, terdapat batuk berdahak, demam. Pasien tidak mempunyai riwayat merokok. TD 130/90 mmHg, frekuensi nadi 105x/menit, frekuensi nafas 28x/menit. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang pasien dinyatakan PPOK, dan perlu mendapat perawatan di rumah sakit. Apakah tujuan utama perawatan pasien di atas?

51 / 60

51. Seorang laki-laki umur 24 tahun dirawat di rumah sakit karena lumpuh kedua ekstremitas bawah akibat cedera tulang belakang (Thorakal ke-4). Saat ini pasien direncanakan untuk pulang. Perawat menjelaskan tentang cara pindah dari tempat tidur ke kursi roda. Bagaimanakah cara pasien berpindah dari tempat tidur ke kursi roda yang tepat?

52 / 60

52. Seorang perempuan usia 45 tahun mengeluh nyeri epigastrium, kuadran kanan atas, pasien juga mengalami kolik bilier >15 menit, nyeri 30-60 menit pascaprandial kuadran kanan atas, Mual dan muntah, pasien menghabiskan ½ porsi dari yang disediakan, badan lemas, Tekanan darah:130/90 mmHg, Nadi: 120x/menit, RR 30 x/mnt. Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?

53 / 60

53. Seorang perempuan usia 45 tahun mengeluh nyeri epigastrium, kuadran kanan atas, pasien juga mengalami kolik bilier >15 menit, Mual dan selalu muntah setelah makan, pasien menghabiskan ½ porsi dari yang disediakan, BB awal: 55 kg dan saat sakit 45 kg, badan lemas, Tekanan darah:130/90 mmHg, Nadi: 120x/menit, RR 30 x/mnt. Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus di atas?

54 / 60

54. Seorang laki-laki 20 th mengeluh BAK warna kuning pekat sejak 2 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik terlihat sclera ikterik dan kulit berwarna kuning. Pemeriksaan lanjutan apa yang anda usulkan untuk pasien ini?

55 / 60

55. Seorang laki-laki berusia 37 tahun dengan DM dinyatakan boleh pulang dan melakukan perawatan lanjutan di rumah. Dalam proses pemulangan pasien diberikan pendidikan kesehatan terkait penyuntikan insulin secara mandiri. Apa dasar utama perawat dalam menilai kemampuan mandiri pasien tersebut?

56 / 60

56. Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di ruangan penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas disertai batuk. Hasil pengkajian didapatkan pasien tampak tidur dengan miring ke sebelah kiri, TD 150/90 mmHg, Nadi 100 x/mnt, Frekuensi nafas 28 x/mnt. Hasil pemeriksaan foto toraks menunjukan efusi pleura kiri. Apa tujuan pasien miring ke arah yang sakit?

57 / 60

57. Seorang laki-laki 47 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran, gelisah, nafas stridor, keringat dingin dan akral dingin. Keluarga mengatakan pasien memiliki riwayat Diabetes Mellitus. Hasil laboratorium GDS 40 mg/dl. TD 100/80 mmHg, Frekuensi nadi 112x/menit, frekuensi nafas 26x/menit. Apakah Tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah kegawatdaruratan klien tersebut?

58 / 60

58. Keluarga mensosialisasikan anak-anak, meningkatkan prestasi sekolah dan mengembangkan hubungan dengan teman sebaya yang sehat dan mempertahankan hubungan pernikahan yang memuaskan. Termasuk pada tahap keluarga?

59 / 60

59. Seorang perempuan berusia 30 tahun melakukan pemeriksaan ke poliklinik dengan keluhan batuk sudah lebih dari 3 minggu, kadang disertai dengan hemoptisis, penurunan berat badan drastis selama 2 bulan ini, sesak, demam dan berkeringat pada malam hari. Pada pemeriksaan sputum didapatkan hasil BTA (+). Sebutkan kemungkinan penyakit yang diderita....?

60 / 60

60. Tn J (56th) dirawat di RS Bina Usada karena mengalami BPH. Pasien mengeluh sering BAK tetapi BAKnya hanya menetes dan tidak tuntas. Abdomen teraba tegang. Keadaan umum pasien lemah dan TTV pasien didapatkan TD 110/70mmHg, nadi 78x/mnt, pernapasan 16x/mnt dan suhu 36,6°C. Apa diagnose keperawatan utama yang muncul pada kasus diatas?

0%